Kepengurusan Yayasan BISA

Kiai Nur Fajri R.

Ketua

Sebelum diangkat menjadi ketua Yayasan BISA pada tahun 2021, beliau sudah ikut serta mendirikan yayasan ini pada tahun 2014 serta menjabat sebagai wakil ketua. Selain beragam pendidikan non-formal semisal di Masjidilharam dan Masjid Nabawi, beliau juga menempuh pendidikan formal di bidang Bahasa Arab, Hukum Islam, dan Studi Peradilan. Tahun 2018 beliau dinobatkan sebagai kader ulama MUI terbaik tingkat provinsi DKI Jakarta.

Kurnia Sari

Wakil Ketua

Sejak tahun 2013 sudah berkecimpung dalam beberapa program pembelajaran bahasa Arab daring, mulai dari menjadi peserta sampai menjadi Masū`lah program BINAR angkatan 3 sd. 6, dan program yang lainnya. Saat ini masih dalam perjalanan menuju senja untuk menyelesaikan pendidikan formal di bidang Islamic Studies. Mantan freelance editor dan penulis yang tidak giat menulis karena masih dalam proses belajar menerjemahkan rasa.

Kiai Khairul Umam

Pembina

Founder Yayasan BISA pada tahun 2014 dan Kampung Bahasa Arab pada tahun 2017. Beliau menempuh pendidikan formal di bidang Teknik Metalurgi dan Material Universitas Indonesia, Dakwah dan Ushuluddin MEDIU. Meraih gelar Master Business Administration dari ITB, dan saat ini sedang menjemput gelar Doktor di UGM.

Kiki Pratiwi

Sekretaris

Sempat menjadi Masū’lah program BINA Reguler dan BINA Premium. Menempuh pendidikan formal di bidang Ilmu Komputer. Mengikuti beberapa program bahasa Arab baik offline dan online di Yayasan BISA dan lainnya, sebagai peserta maupun sebagai musyrifah

Rahmah Zulfiah

Bendahara

Jabatan saya sebelum menjadi bendahara adalah sebagai Masū’lah program BISA Reguler, Sharaf Premium, dan Bahasa Arab Lil Aulad, dan pernah menjadi Musyrīfah dan Murāqibah juga. Mengeyam belajar bahasa arab mulai di sekolah Madrasah Ibtidaiah, Madrasah Sanawiah, Madrasah Aliyah dan pengajian kampung dekat rumah bersama paman alm. Edi Humaedi rahimahullah. Menempuh pendidikan formal di bidang tarbiyah. Pada tahun 2014 mengikuti belajar Bahasa Arab online Yayasan BISA sebagai peserta di tengah-tengah kesibukan sebagai staff Exim (export - import) di sebuah perusahaan di Sukabumi.

Kiai Abid Fathurrohman

Mudir Pesantren Kosan

Amalia Paramitha

Mudirah Kuliah BISA

Muhamad Ziddan

Hubungan Masyarakat

Vellia Hasanah A.

Hubungan Masyarakat

Muhammad Zahid

Sarana